ekspor | impor | perijinan | global trade

Subscribe:

Impor kembali barang yang semula diekspor

Kasus 1;
PT x mengirim barang ke USA melalui pelabuhan Tanjung Emas - Semarang, sewaktu sampai di pelabuhan Singapore dibatalkan oleh pihak buyer, karena salah order. Dan barang harus kembali di tarik kembali dari Singapore ke Semarang. Hal-hal apa yang mungkin timbul?
Pungutan / PDRI (pungutan dalam rangka (re)impornya? bebas BEA MASUK sesuai 106/PMK.04/2007 dan BEBAS PPH sesuai 236/KMK.03/2003 untuk re-impor tersebut. Sedang untuk pembebasan PPN nya sepengetahuan kami belum ada peraturan yang mengaturnya.
Untuk mengurus impor kembali barang yang telah diekspor sbb :
1. Permohonan ke Kepala Kantor Pelayanan Bea dan Cukai setempat
2. Lampirkan / ajukan serta seluruh dokumen / file asli yang menyertai ekspor
3. Berikan alasan terjadinya re-impor tersebut : seperti ditolak buyer/pembeli,
pembatalan, salah kirim atau lainnya
4. Ajukan pembebasan BM impor dan PPh Impornya
5. Ajukan PIB Re-impor tersebut

Maka barang Anda akan dilakukan sbb :
1. Permohonan diterima / ditolak
2. Dokumen pada waktu ekspor Anda akan diteliti / verifikasi
3. Barang akan diposisikan sebagai Jalur Merah / dilakukan pemeriksaan fisik
4. Laporan pemeriksaan oleh petugas Bea cukai akan di verikasi / diteliti
5. Barang disetujui keluar / lainnya.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Bagaimana proses untuk barang yang di-ekspor tapi dikembalikan untuk di-repair, setelah selesai di-ekspor kembali..
apa bisa mengajukan bebas BM impor, PPN dan PPh??
bisa minta details prosedurnya?

Posting Komentar